Minggu, 07 April 2019

Ejaan Alphabet Alfa, Bravo, Charlie, dll (Alphabet NATO)

Tahukah kalian ejaan A = Alpha, B = Bravo, C = Charlie, D = Delta dst ternyata adalah 26 Kode Alphabet NATO.


A: Alpha
B: Bravo
C: Charlie
D: Delta
E: Echo
F: Foxtrot
G: Golf
H: Hotel
I: India
J: Juliet
K: Kilo
L: Lima
M: Mike
N: November
O: Oscar
P: Papa
Q: Quebec
R: Romeo
S: Sierra
T: Tango
U: Uniform
V: Victor
W: Whiskey
X: X-ray
Y: Yankee
Z: Zulu





Sejarah dari huruf-huruf alphabet tersebut : 

Pelafalan huruf dalam komunikasi radio maupun telepon, seperti Alfa, Bravo, Charlie, dst., disebut sebagai international radiotelephony spelling alphabet. Daftar kode spelling yang ada sekarang, diadopsi secara resmi pertama kali oleh ITU (International Telecommunication Union) pada tahun 1927.Aircraft Radio Test.Kualitas audio suatu alat komunikasi baik itu lewat kabel ataupun non-kabel (wireless) sangat tergantung kualitas media hantar dan kualitas audio dari alat komunikasi itu sendiri.
Dalam komunikasi radio atau telepon, seringkali satu atau dua huruf yang terdengar mirip dalam pelafalannya. Contohnya bunyi lafal untuk huruf (D) “De” hampir mirip dengan bunyi lafal huruf (B) “Be” dan (G) “Ge”.
Untuk itulah dalam dunia komunikasi lewat udara, pihak yang terlibat dalam pembicaraan sering menggunakan kata/bunyi yang diawali oleh huruf yang dilafalkan. Hal ini pada awalnya dipergunakan dalam komunikasi radio antar personil militer dan untuk dunia penerbangan. Secara resmi disebut sebagai international radiotelephony spelling alphabet.
Kadang, ketika anda sedang numpang pesawat, terdengar komunikasi antara pilot dengan petugas ground-control “Golf is current, please coming” dan dijawab dengan “We have a lot of Whiskey“. Bagi orang awam mungkin bisa mengerenyitkan dahi, kenapa saat mau mendarat kok malah diskusi olahraga dan minuman keras ?!.
Padahal bisa saja kata ‘Golf’ yang diucapkan oleh petugas ground-control tersebut dimaksudkan sebagai ‘Ground’ dan ‘Whiskey’ yang diucapkan oleh pilot dimaksudkan sebagai ‘Woman’. Hal ini untuk mempermudah komunikasi antara pilot dengan bagian ground-control.


https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/e0/FAA_Phonetic_and_Morse_Chart2.svg/350px-FAA_Phonetic_and_Morse_Chart2.svg.png
 

Selasa, 21 Agustus 2018

APA BEDANYA CC DAN BCC DALAM EMAIL ???

Masih bingung apa itu Cc dan Bcc pada Email?

Ini dia penjelasannya.


  • To:

    adalah tempat untuk menulis kepada siapa email akan dikirim, bisa secara individual maupun sekaligus banyak. jika banyak penerimanya, maka dipisahkan oleh tanda koma.

    Contoh: abc@domain.com, abc@domain.com,, dst. dan setiap penerima akan mengetahui kemana saja email tersebut dikirimkan.

     

  • Cc : Carbon Copy. 

    Jika menggunakan kolom cc, maka pengguna email dapat mengirimkan email ke penerima lain dalam hal ini tembusan dan si penerima email utama yang alamatnya diletakkan di kolom "to" (kepada) dapat mengetahui kepada siapa email tersebut diteruskan.

     

  • Bcc : Blind Carbon Copy.

    Bcc dapat digunakan untuk mengirimkan email tembusan sama halnya dengan cc.

    Namun bedanya, jika menggunakan cc orang penerima utama yang tertulis di "to" akan mengetahui kepada siapa saja email ditembuskan, sedangkan jika menggunakan bcc, maka penerima di kolom "to" tidak akan mengetahui kepada siapa saja email tersebut dikirimkan atau ditembuskan.

Rabu, 13 Agustus 2014

Statistika


1. Rumus Rataan Hitung (Mean) 
Rata-rata hitung atau mean memiliki perhitungan dengan cara membagi jumlah nilai data dengan banyaknya data. Rata-rata hitung disebut dengan mean.

a) Rumus Mean dari Data Tunggal  


b) Rumus Mean Untuk Data yang Disajikan Dalam Distribusi Frekuensi.



Dengan : fixi = frekuensi untuk nilai xi yang bersesuaian
xi = data ke-i

c) Rumus Mean Gabungan



2. Rumus Modus 


a. Data yang belum dikelompokkan

Modus dari data yang belum dikelompokkan adalah ukuran yang memiliki frekuensi tertinggi. Modus dilambangkan mo.
b. Data yang telah dikelompokkan

Rumus Modus dari data yang telah dikelompokkan dihitung dengan rumus:



Dengan : Mo = Modus
L = Tepi bawah kelas yang memiliki frekuensi tertinggi (kelas modus) i = Interval kelas
b1 = Frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas interval terdekat sebelumnya
b2 = frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas interval terdekat sesudahnya

3. Rumus Median (Nilai Tengah) 

a) Data yang belum dikelompokkan
Untuk mencari nilai median, data harus dikelompokan terlebih dahulu dari yang terkecil sampai yang terbesar. 



b) Rumus Data yang Dikelompokkan



Dengan : Qj = Kuartil ke-j
j = 1, 2, 3
i = Interval kelas
Lj = Tepi bawah kelas Qj
fk = Frekuensi kumulatif sebelum kelas Qj
f = Frekuensi kelas Qj
n = Banyak data

4. Rumus Jangkauan ( J )
Rumus jangkauan yaitu selisih antara nilai data terbesar dengan nilai data terkecil. 
 



5. Rumus Simpangan Quartil (Qd)

Rumus simpangan quartil yaitu:


6. Rumus Simpangan baku ( S ) 
Menentukan rumus simpangan baku yaitu dengan cara:


7. Rumus Simpangan rata – rata (SR) 

8. Rumus Ragam (R)